Pengertian Model OSI dan Model TCP/IP

 Penyusun: Fahri Rahmat Fadillah 09.56 Kamis, 4 Februari 2021


Artikel                                                                    

Pengertian OSI dan TCP/IP


Pengertian dan Fungsi 7 OSI Layer - Komunikasi antar komputer melalui jaringan sudah menjadi kebutuhan utama dalam pekerjaan terutama di bidang komputer server dan lainnya. Banyaknya produsen komputer yang memproduksi komputer sesuai inovasi mereka membuat perbedaan dalam hal protocol dan format data. Akibatnya berbagai masalah komunikasi muncul jika komputer yang digunakan itu berbeda vendor atau pembuatann ya. Misal dalam 1 perusahaan 1 ruangan menggunakan berbagai merk komputer yang berbeda-beda, hal ini akan menghambat proses komunikasi antar komputer. Melihat akan adanya kesalahan seperti itu, ISO atau yang dikenal dengan International Organization for Standardization membuat suatu formula khusus yang dikenal dengan OSI (Open System Interconnection) suatu model standart yang digunakan untuk menghubungkan komputer dari berbagai vendor yang berbeda.

OSI (Open System Interconnection) yang dikeluarkan oleh ISO dibagi menjadi 7 layer. 7 Layer OSI ini harus digunakan oleh vendor-vendor dalam memproduksi perangkat komputer, laptop dsb. Untuk lebih jelasnya apa saja 7 OSI layer yang dikeluarkan ISO, berikut ini daftarnya :
  • 7th - Layer : Aplication Service
  • 6th - Layer : Presentative Service
  • 5th - Layer : Session Communications
  • 4th - Layer : Transport Communications
  • 3th - Layer : Network Communications
  • 2nd - Layer : Data-Link Physical connections
  • 1st - Layer : Physical connections

Pengertian Model OSI Layer

Untuk lebih jelasnya mengenai ketujuh lapis OSI ini, maka pahami dulu apa model OSI itu? Model OSI layer adalah suatu model desain jaringan yang dirancang oleh ISO (internasional organization for standardization) yang berlokasi di eropa tahun 1977. OSI (open system interconnection) disebut sebagai model "Tujuh lapis OSI" yang digunakan sebagai dasar dalam membuat protocol jaringan yang berbeda agar bisa berkomunikasi.

Fungsi OSI Layer dalam Jaringan Komputer

Fungsi OSI layer adalah mengupayakan membuat sistem jaringan komputer yang menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda sehingga memudahkan perangkat dari vendor yang berbeda bisa berkomunikasi.

Fungsi 7 OSI Layer

Lapisan ke-7 Application Layer

Application layer memiliki fungsi sebagai antarmuka aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, jadi fungsinya lebih kepada mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan serta membuat message problemnya. Protokol yang berada pada lapisan ini yakni HTTP, FTP, SMTP serta NFS.

Lapisan ke-6 Presentation Layer

Presentation layer berguna untuk mentranslasi data yang akan ditransmisikan aplikasi ke dalam format yang sesuai dengan transmisi data jaringan. Protokol yang ada pada lapisan ini yakni software redirektor, workstation, network shell, serta remote desktop protocol.

Lapisan ke-5 Session Layer

Session Layer memiliki fungsi mendefinisikan sebuah koneksi terbuat, dijaga atau dihapuskan. Pada layer ini terjadi resolusi nama.

Lapisan ke-4 Transport Layer

Transport layer memiliki fungsi memecah data menjadi sebuah paket data dan memberikan penomoran secara urut sehingga dapat dengan mudah tersusun di tempat tujuan pada waktu diterima. Pada lapisan layer ini terjadi notifikasi bahwa paket telah sukses diterima, dan jika ada paket data yang hilang ditengah jalan, maka secara otomatis akan ditransmisikan ulang.

Lapisan ke-3 Network Layer

Network layer memiliki fungsi untuk mendefinisikan alamat IP, lalu membuat header tiap paket data, dan melakukan routing dengan internetworking menggunakan router dan switch layer 3.

Lapisan ke-2 Data-link Layer

Data-link layer memiliki fungsi mengelompokkan bit-bit data menjadi sebuat frame. Di dalam lapisan ini juga terjadi aktifitas mengkoreksi kesalahan, flow control, pengalamatan hardware, dan menentukan jalannya perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater dan switch layer 2 berjalan. 

Lapisan ke-1 Physical Layer

Physical layer ini memiliki fungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan, topologi jaringan dan pengabelan. Hal lain yang terjadi pada layer 1 yakni mendefinisikan network interface card (NIC) agar bisa berinteraksi dengan media kabel atau radio.
Dari ulasan informasi tentang pengertian OSI layer dan fungsi OSI layer di atas, anda bisa menambah wawasan mengenai seberapa pentingnya pengidentifikasian antar vendor yang berbeda supaya bisa terkoneksi antar vendor satu dengan yang lainnya.
Demikian artikel tentang informasi pengertian dan fungsi 7 layer OSI dalam jaringan komputer. Semoga bisa bermanfaat untuk anda, banyak istilah yang mungkin belum anda pahami. Tapi jangan khawatir, anda bisa membaca berbagai pengertian dan fungsi-fungsi tentang komputer dan laptop di blog sederhana ini. Terima kasih                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     

Pengertian dan Kelebihan Dari Jaringan TCP/IP

  3 min read

Dalam ilmu komputer, hal paling dasar yang akan diajarkan selain perangkat keras dan lunak PC adalah tentang jaringan. Sebuah jaringan memiliki arti sebagai koneksi yang terjadi antara satu komputer dengan yang lainnya.

Jaringan yang bisa dibuat antar komputer ada banyak sekali. Salah satunya adalah TCP/IP. Jaringan yang satu ini bisa dibilang sebagai jaringan komputer yang sangat banyak dipakai di dunia karena memiliki berbagai kelebihan.


Pengertian Jaringan TCP/IP


Pengertian dan Kelebihan Jaringan TCPorIP yang Perlu Diketahui

Ketika sebuah komputer dikoneksikan dengan komputer lainnya, mereka akan berkomunikasi lewat protokol. Protokol yang paling terkenal adalah protokol TCP/IP.

TCP/IP memiliki kepanjangan Transmission Control Protocol/Internet Protocol. Pengertian TCP/IP tak bisa lepas dari fakta bahwa ada dua jenis protokol yang digunakan pada jaringan ini, yaitu protokol TCP dan protokol IP.

Baca juga: Susunan Kabel Straight dan Kabel Cross Dalam Jaringan

Pengertian TCP/IP adalah suatu standar komunikasi yang dapat digunakan untuk bertukar data antar komputer oleh suatu komunitas yang tergabung melalui jaringan internet.

Dari pengertian TCP/IP tadi bisa kita pahami bahwa :

  1. Ada lebih dari 1 komputer yang tergabung dan berkomunikasi menggunakan TCP/IP
  2. Komputer yang terkoneksi melalui protokol TCP/IP melakukan sharing data
  3. Komputer yang terkoneksi TCP/IP juga berarti terkoneksi dengan “internet”

Lalu apa saja kelebihan dari TCP/IP yang membuatnya banyak digunakan oleh orang?

  1. Sangat cocok digunakan untuk mengoneksikan berbagai macam jaringan, karena tidak terikat pada jenis perangkat keras khusus
  2. Bisa digunakan untuk menghubungkan meisn-mesin dengan perangkat lunak, serta bersifat open protocol standart
  3. Mampu digunakan untuk mengidentifikasi jaringan TCP/IP lain dengan identitas yang berbeda, walaupun sifatnya adalah global
  4. Memiliki tingkat konsistensi yang tinggi, sehingga banyak penggunanya

 

Fungsi Dan Penjelasan Tiap Layer TCP/IP


jaringan TCPIP

Kita sudah membahas pengertian TCP/IP pada pokok bahasan sebelumnya. Selanjutnya, kita akan membahas fungsi dari TCP/IP itu sendiri. Memang tidak hanya mengkoneksikan antara komputer satu dengan yang lain, namun juga mencakup berbagai hal berikut ini :

  1. Melakukan pengiriman file yang terenkripsi
  2. Melakukan remote login pada komputer lain walaupun pada jarak jauh sekalipun
  3. Mengirim dan menerima computer mailing
  4. Melakukan fitur Network File System, yang digunakan untuk sharing file seakan berkas tersebut merupakan milik pribadi pada komputernya
  5. Melakukan remote execution, yaitu perintah massal untuk menjalankan produk yang sama pada semua komputer yang tergabung dalam jaringan
  6. Melakukan fitur name server

Itulah berbagai fungsi dari protokol TCP/IP. Tentu saja, tidak hanya berhenti sampai disitu, anda sebaiknya juga mempelajari layer-layer utamanya. Hal ini bertujuan agar anda semakin mengerti mengenai sistem kerja dari protokol TCP dan IP.

Baca juga: Mengenal Macam-Macam Topologi Jaringan Komputer

Protokol TCP/IP memiliki berbagai lapisan yang berguna untuk melakukan tugasnya masing-masing dalam jaringan. Beberapa layer utama dari protokol ini adalah :

1.Lapisan Application (Application Layer)

Lapisan Aplikasi adalah lapisan yang paling dasar dari sebuah protokol TCP/IP, dan memiliki kontak langsung pengguna. Jika kita analogikan, pada layer ini contohnya adalah aplikasi yang anda gunakan ketika bermain komputer.

Pada tahap yang satu ini, aplikasi yang anda jalankan mempengaruhi jenis protokol lanjutan yang akan digunakan. Misalnya jika anda membuka sebuah web browser, maka komputer akan secara otomatis menjalankan protokol HTTP. Lain halnya jika anda ingin mengirim file, maka protokol yang akan digunakan adalah FTP atau File Transfer Protocol.

2.Lapisan Transport (Transport Layer)

Selanjutnya, ada lapisan Transport yang berfungsi untuk menjembatani transportasi pemindahan data antar komputer. Lapisan yang satu ini berada setingkat di atas lapisan Application. Pada layer ini, ada dua jenis protokol yang sering digunakan, yaitu UDP ataupun TCP.

Protokol ini memiliki keunggulannya masing-masing. Pada protokol TCP, ibaratnya adalah menaiki sebuah mobil. Walaupun jalannya tidak terlalu cepat serta tidak bisa “membalap”, protokol TCP menjamin keamanan paket data yang dikirim 100%.

Namun paket UDP berbeda, analoginya seperti menaiki sebuah motor. Memang kecepatannya tak terkalahkan. Namun protokol tersebut tidak bisa menjamin bahwa data dalam keadaan seutuhnya penuh ketika sampai di tujuan.  Oleh karena itu, protokol UDP digunakan untuk transfer data yang tidak akan corrupt ketika hilang beberapa persen bagiannya.

3.Lapisan Network (Network Layer)

Pada lapisan Network , protokol pada lapisan Transport akan dikonversi menjadi sebuah IP Address yang berguna untuk memasangkan antar komputer pada jaringan.

Pada layer Network terjadi pemecahan data agar bisa sesuai dengan besar media yang akan dilalui. Setelah paket terpecah menjadi bagian-bagian kecil, merkea akan mengalami proses enkapsulasi atau pembungkusan. Setelah itu paket diberikan alamat dan dikirimkan ke komputer tujuan benrdasarkan jalur paket yang akan dikirim.

4.Lapisan Network Interface (Network Interface Layer)

Pada lapisan terakhir protokol TCP/IP, memiliki kontak langsung dengan hardware komputer. Dengan transmisi khusus, komputer memiliki kemmapuan untuk mengirimkan paket data pada lapisan Network melalui media kabel tembaga (fiber optic) ataupun secara nirkabel (wireless).

Itulah beberapa hal mengenai pengertian TCP/IP, kelebihan, fungsi dan lapisan-lapisan pada protokol tersebut. Dengan mengetahui berbagai hal ini, maka sahabat Qwords diharapkan bisa lebih paham bagaimana data dari satu komputer ke komputer lain dalam sebuah jaringan didistribusikan.

Daftar Pusaka :

1.Andy 2020. Pengertian dan Kelebihan Dari Jaringan TCP/IPhttps://qwords.com/blog/pengertian-jaringan-tcp-ip/ diakses pada 4 Februari 2021 Pukul 14.13

2.. 2017. Pengertian dan Fungsi 7 OSI Layer Serta Penjelasannyahttps://panduankomputer-laptop.blogspot.com/2016/12/pengertian-dan-fungsi-7-osi-layer.html diakses pada 4 Februari 2021 pukul 14.15

Postingan populer dari blog ini

Lisensi dan Level Mikrotik CHR

Jenis - jenis Mikrotik